JAKARTA – Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum menerima kunjungan resmi dari Justitia Training dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Ditjen AHU dengan ekosistem pendidikan dan profesi hukum di Indonesia.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis yang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan asosiasi profesi hukum demi peningkatan kualitas layanan hukum nasional.
Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian khusus adalah program beasiswa bagi ASN di lingkungan Ditjen AHU. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia aparatur, sekaligus mendorong profesionalisme dalam pelayanan administrasi hukum kepada masyarakat.
Agenda terkait pendaftaran profesi Likuidator dan Auditor Hukum serta penerapan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) turut dibahas secara mendalam. Pembahasan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat tata kelola profesi hukum yang akuntabel dan transparan di Indonesia.
Direktur Jenderal AHU, Widodo, menegaskan bahwa Ditjen AHU senantiasa membuka ruang kolaborasi yang konstruktif dengan berbagai pihak demi mendorong transformasi layanan hukum yang lebih baik. Menurutnya, kehadiran mitra seperti Justitia Training dapat menjadi pendorong percepatan pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang hukum, khususnya di lingkungan Kementerian Hukum.
"Kami menyambut baik kunjungan dari Justitia Training ini. Sinergi antara Ditjen AHU dengan lembaga pendidikan profesi seperti Justitia merupakan hal yang sangat positif dan strategis. Kami berharap kerja sama ini dapat segera diwujudkan dalam program-program nyata, terutama peningkatan kapasitas ASN kami dan penguatan ekosistem profesi hukum yang lebih terstruktur dan profesional di Indonesia." pungkas widodo.

Pengumuman Penting