
BANDUNG- Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum (Kemenkum) kembali memperkuat transformasi pelayanan hukum yang mudah diakses, cepat, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui Festival Layanan AHU Berdampak 2026.
Menteri Hukum (Menkum) Republik Indonesia Supratman Andi Agtas,menegaskan Layanan AHU Berdampak 2026 adalah upaya pemerintah untuk memberikan layanan terbaik sekaligus bentuk hadirnya pemerintah kepada masyarakat sesuai dengan pesan presiden Prabowo yaitu kemudahan birokrasi.
"Kami adalah pelayan masyarakat untuk itu,saya tegaskan jika ada kesalahan dan kekurangan maka beritahu kami agar dapat dikoreksi," tegasnya didepan masyarakat Bandung, minggu (30/08/26).
Menkum juga mengatakan jika saat ini layanan di Kemenkum sedang bertrasformasi dari layanan manual ke layanan berbasis digital.
" Hampir sebagian layanan yang ada di Kemenkum sudah dapat di download melalui aplikasi superapp," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Widodo mengatakan jika Layanan AHU Berdampak 2026 menjadi ruang kolaborasi sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai layanan Administrasi Hukum Umum, mulai dari layanan badan hukum, perseroan perorangan, kewarganegaraan, fidusia, kenotariatan, hingga layanan hukum lainnya.
“Kami ingin memastikan inovasi dan transformasi layanan AHU dapat memberikan manfaat nyata, memperkuat kepastian hukum, serta mendukung masyarakat dan pelaku usaha dalam menjalankan aktivitasnya,” katanya.
Dirinya menambahkan jika kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan kepastian hukum.
"Pemerintah hadir ditengah masyarakat untuk mendukung kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.
Lebih dari sekadar festival, menurut widodo, Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pelayanan hukum yang inklusif dan adaptif. Dengan dukungan teknologi serta kolaborasi lintas sektor, layanan AHU diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan kontribusi terhadap kemudahan berusaha, perlindungan hukum, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan mengusung tema “Transformasi Layanan AHU yang Berdampak”, kegiatan ini akan berlangsung di Trans Hotel Bandung dan Atrium Trans Mall Bandung. Acara ini terbuka untuk masyarakat umum dan tidak dipungut biaya. Dia berharap kegiatan festival ini dapat meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya tertib administrasi hukum sekaligus memperluas pemanfaatan layanan AHU secara digital.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pelayanan hukum yang inklusif dan adaptif. Dengan dukungan teknologi serta kolaborasi lintas sektor," pungkasnya.

Pengumuman Penting