
Aceh Tamiang — Taruna Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) kembali melanjutkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (16/1/2026). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian aksi pemulihan pascabencana yang telah berlangsung selama 6 hari dan direncanakan berlangsung hingga 24 Januari 2026.
Sebanyak Terdiri dari 1 orang Dosen, 4 orang Pembina dan 119 Taruna Poltekpin yang diterjunkan langsung ke lokasi terdampak. Di bawah koordinasi Kementerian Hukum dan bekerja sama dengan pihak terkait di daerah, para taruna terus menjalankan aksi pembersihan lingkungan sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
Hari ini difokuskan pada pembersihan lanjutan di tiga lokasi utama, yakni Lapas Kelas IIB Kuala Simpang, Rumah Dinas Pegawai, serta SDIT Darul Mukhlishin. Setelah sebelumnya memusatkan kegiatan pada pembersihan halaman Lapas Kuala Simpang, hari ini taruna mulai membersihkan blok tahanan yang terendam lumpur cukup tebal akibat bencana.
Di lokasi lain, taruna yang bertugas di SDIT Darul Mukhlishin melaksanakan pembersihan halaman sekolah serta fasilitas saluran air. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan fungsi lingkungan sekolah sekaligus mencegah genangan air yang berpotensi menghambat aktivitas belajar mengajar.
Kegiatan ini dimulai dari keberangkatan taruna pada minggu 11 januari 2026, sebagai bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat Taruna Poltekpin di Aceh Tamiang. Mengapa kegiatan ini dilakukan, tidak lain untuk mempercepat pemulihan fasilitas vital dan mendukung kembalinya aktivitas masyarakat secara bertahap pascabencana.
Taruna bekerja secara gotong royong dan bertahap, membersihkan lumpur tebal yang menutupi area dan fasilitas penting. Meski dihadapkan pada kondisi lapangan yang berat, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus menjadi penggerak utama para taruna.
Melalui kegiatan ini, Taruna Poltekpin kembali menegaskan komitmennya untuk hadir secara nyata membantu masyarakat Aceh Tamiang dalam proses pemulihan pascabencana.

Pengumuman Penting